Apa Bedanya Madu Lombok dan Madu Sumbawa?

madu-trigona
Apa beda Madu Sumbawa dengan Madu Lombok ? Hmmm... ini banyak sekali ditanyakan para pembeli madu dikami. Hmmm...saya jawab dl ya...

Perbedaan Madu Lombok dan Sumbawa lebih karena perbedaan wilayah pengambilan madunya saja. Madu Sumbawa selama ini sangat identik dengan Apis Dorsata sementara madu Lombok identik dengan madu serana (cerana) dan Madu Trigona. Hal tersebut dikarenakan Sumbawa dikenal memiliki hutan yang sangat luas, sehingga apis dorsata mendominasi. Namun begitu, bukan berarti di lombok Tidak ada apis dorsata, tetap ada. Hanya saja memang kuantitasnya tidak sebanyak di Sumbawa. 

Khususya di beberapa kawasan misal, Lombok Utara dan Lombok Tengah saat ini sedang dikembangkan madu trigona dan madu apis serana (cerana). Madu Trigona adalah jenis lebah propolis yang dilombok di sebut dengan keledan. Lebah ini relatif lebih kecil dibandingkan jenis lebah lainnya, bahkan boleh dikatakan lebah yang tak bersengat, karena walaupun menyengat tapi tak sebesar sengat lebah biasa.

Begitupun dari segi rasa, Rasa madu trigona rata-rata lebih asam ketimbang madu cerana atau madu apis dorsata. Entahlah apa yang membuatnya lebih asam seperti itu, namun beberapa pakar madu mengatakan di beberapa artikel, kadar keasaman inlah yang membuat madu trigona lebih hebat dalam proses penyembuhan daripada madu jenis lainnya. 

Sementara  Madu Apis Cerana / Serana adalah madu lokal yang juga disebut madulani atau bahasa orang lombok tengah Kenyeruh. Madu serana sekarang banyak yang mulai di kembangkan di Lombok Utara. 

Yah demikian sedikit penjelasan tentang Apa Bedanya Madu Lombok dan Madu Sumbawa? semoga terjawab. Terimakasih

p1

Lebih Dekat Dengan Lebah Madu Trigona SP

madu-trigona-lombok
Masyarakat Nusa Tenggara Barat sebenarnya sudah mengenal Lebah Madu Trigona SP sejak lama. Hanya saja, dulunya masyarakat lebih mengenal lebah kecil ini dengan nama yang berbeda, masyarakat di Lombok Timur dan lombok barat misanya menamainya Madu Nyanteng, sementara masyarakat lombok barat dan sebagian lombok utara juga ada yang menamainya Keledan.

Nama Trigona mulai mencuat setelah Balai Penelitian Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu Regional Mataram mengadakan penelitian serius tentang perlebahanan dan ditemukanlah salah satu jenis lebah di Lombok dengan madu trigona. 

Edi Kurniawan, salah seorang peneliti lebah Trigona menjelaskan, masyarakat dulunya tidak menyadari prospek bisnis pada lebah mini ini. Hal tersebut  karena mereka belum mengenal teknik budidaya Trigona sp yang baik dan benar. Hingga BPTHHBK  mengajari mereka proses pemindahan koloni, pemeliharaan, dan pemanenan madu dan propolis lebah trigona.

Septiantina Dyah R, S.Hut dan Krisnawati, S.Hut, dua peneliti Balai Penelitian Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu (BPTHHBK) dalam sebuah acara Alih Teknologi (Altek) Budidaya lebah Madu Trigona sp,di Mataram mengatakan,

Lebah Trigona sp adalah jenis dari genus Meliponini yang dikenal juga sebagai stingless bee atau lebah yang tidak memiliki sengat. 

Di Lombok sendiri, terdapat dua Jenis Lebah Trigona sp yakni Trigona clypearis dan Trigona sapiens. Keduanya banyak ditemukan di seluruh Pulau Lombok dengan beragam kondisi habitatnya.

p1

Propolis Lebah Trigona

propolis-trigona
Masalah propolis lebah trigona jagonya. Produksi propolis lebah anggota famili Meliponidae itu meraih 80%. Itu 5 kali produksi propolis lebah spesialis madu seperti Apis cerana serta A. mellifera yang cuma seputar 15%. Dalam satu koloni, produksi propolis trigona bisa meraih 3 kg per th. ; lebah genus Apis sekitar 20—30 gr per th.. Produksi propolis trigona melimpah lantaran insting alami.

Maklum, trigona tak bersengat, tak seperti lebah dalam genus Apis. Jadi kita tak perlu takut walau trigona hinggap di tangan atau kepala. Trigona yang tanpa ada sengat itu berusaha membuat perlindungan koloni dengan usaha yang lebih keras, yaitu menghasilkan propolis dalam jumlah besar. Karena, ia tidak memiliki alat atau senjata kuat untuk mengatur predator, penyakit,

“Propolis sisi mekanisme pertahanan Trigona, ” kata Prof Dr Ir HA Mappatoba Sila MSc, pakar trigona dari Fakultas Kehutanan Kampus Hasanuddin di Makassar, Sulawesi Selatan, itu. Walau tak mempunyai sengat, lebah trigona dengan kata lain lebah lilin memiliki mandibula untuk menggigit. Bekas gigitannya terlihat seperti “gigitan” nyamuk, namun tak beresiko. Sayang, peternak tidak sering membudidayakan lebah mini itu.

Sarang unik Madu Trigona

Arsitektur serta bahan bikin sarang pada lebah trigona sangatlah unik. Terkecuali hidup di batang pohon serta celah-celah batu, lebah yang waktu larva dewasanya memintal kokon itu dapatlah bersarang di kayu, tanah bahkan juga daun pintu yang terbuat dari kayu berlapis dua. Apabila dilihat cermat sarangnya terbagi dalam batumen atau kombinasi cerumen, propolis, lumpur atau kapur dan kotoran hewan atau serat tumbuhan.

Pintu masuk sarang ada yang kecil hingga cukup dilalui seekor trigona, namun ada pula yang semakin besar. Yang pasti, seputar pintu masuk dilapis kombinasi lumpur, tetesan resin serta propolis hingga mirip bingkai. Spesies Trigona spesifik mendekorasi sarangnya dengan cerobong pipa dari cerumen atau resin untuk aliran udaranya, namun waktu malam hari ditutup lagi.

Interior dalam sarang lebah trigona tambah lebih rumit apabila dibanding grup Apis. Sel untuk anakan atau brood dengan sel penyimpanan madu serta pollen dengan kata lain pot tidak sama bentuk, ukuran, serta letak. Sel anakan lebih kecil, pada sel pekerja serta jantan sama juga ukuran serta memiliki bentuk, sel ratu ukurannya sedikit semakin besar. Sisiran sel untuk anakan tersusun horizontal

Bahan untuk bangun sel pekerja digabung resin tumbuhan Dalam sarang trigona terdapat banyak tumpukan atau lembaran lilin— dimaksud involucrum, propolis, kotoran, serta sampah sarang dan plat batumen.

Ketajaman penciuman bau lebah memegang fungsi utama dalam pertahanan. Dalam sarang, lebah yang tergantung pada sumber pakan nektar dari tumbuhan berbunga itu terus-menerus memindahkan makanan dari satu lebah ke lebah lain dengan cara berantai. Nektar dari lebah lapangan diberikan pada lebah rumahtangga serta diteruskan pada lebah lain, pada akhirnya disimpan dalam sel.

Hasil nektar yang didapat bakal dikonsumsi berbarengan. Susunan lilin yang terbentuk lalu biasanya sangatlah keras, tak gampang hancur. Ketika cerumen terbentuk, jadi involucrum pada koloni juga mulai dibuat. Jumlah trigona dalam koloni yang telah stabil sungguh mengagumkan banyak. Menurut Mappatoba, jumlah individu tiap-tiap koloni lebah trigona meraih 100. 000 ekor. Sedang koloni baru beranggotakan seputar 10. 000 ekor. “Pada tiap-tiap kelahiran lebah Trigona rata-rata dihasilkan 10% calon ratu.

" Mereka jadi ratu sebenarnya sesudah berkopulasi, ” ungkap Mappatoba.
Perihal kwalitas propolis, menurut Gregori Garnadi Hambali, pakar biologi alumnus Birmingham University, Inggris, propolis berkualitas dari trigona didapat apabila sang lebah mengambil resi dari pucuk serta batang tumbuhan yang umum dipakai juga sebagai obat. Sebagian tumbuhan itu salah satunya rasamala Altingia excelsa serta kemenyan Styrax sp.

Ir Bambang Soekartiko, yang memiliki Bina Apiari, menuturkan kwalitas propolis tergantung dari sumber tanaman serta sistem pembuatan. Tanaman sumber propolis di negara subtropik seperti Bulgaria, Korea, serta Rusia yaitu pohon poplar Populus sp. Brasil memiliki Bacharis dracunculifolia serta Dalbergia sp semasing juga sebagai sumber propolis hijau serta merah yang memiliki bioflavonoid tinggi. Brasil sohor juga sebagai negara paling utama produsen propolis didunia.
Nah warna propolis bermacam, walau biasanya cokelat gelap. Tetapi terkadang diketemukan juga propolis berwarna hijau, merah, hitam, bahkan juga putih bergantung dari sumber resin. Tetapi lantaran warnanya yang condong gelap tersebut banyak peternak lebah berasumsi propolis juga sebagai kotoran.

Terlebih beberapa peternak juga belum tahu manfaat propolis. Oleh karenanya mereka malah buang propolis lebah trigona dari sarang lantaran berasumsi kotor.

p1

Bisnis Lebah Madu Trigona

bisis-lebah-madu-trigonaSatu diantara obat herbal yang lagi naik daun sekarang ini yaitu propolis. Propolis di ketahui memiliki banyak faedah dalam sistem pengobatan penyakit. Beragam type penyakit bisa sembuh dengan propolis baik sakit enteng sampai penyakit membahayakan termasuk juga kanker. Propolis datang dari bhs Yunani yang berarti benteng pertahanan kota. Propolis yaitu satu diantara bahan dari hasil produksi lebah terkecuali madu. Propolis dihimpun dari pucuk-pucuk tanaman yang lalu diberi nama lem lebah.

Nyatanya peradaban manusia telah beratus-ratus tahun tahu perihal faedah propolis juga sebagai panacea atau obat dari semua penyakit. Termasuk juga majalah Trubus dalam sebagian penerbitan membahas perihal kehebatanpropolis juga sebagai obat yang amat manjur.

Bangsa Yunani kuno termasuk juga bangsa yang pertama kali beternak lebah untuk penyembuhan. Mereka pada th. 400 sm telah meningkatkan lebah untuk di ambil faedahnya terkecuali madu yaitu juga propolis. Terkecuali bangsa Yunani kuno juga bangsa Mesir kuno telah mengetahui zatpropolis juga sebagai obat untuk semua penyakit.

Sekarang ini sesudah narasi kehebatanpropolis terkubur oleh saat, propolis kembali diangkat kedalam dunia penyembuhan juga sebagai satu diantara obat herbal yg tidak diragukan lagi keampuhannya lantaran telah teruji oleh saat.

Saat ini banyak produsen yang menghasilkan propolis ini dalam beragam merk serta bentuk. Terkecuali diupayakan oleh perusahaan besar, propolis juga diupayakan oleh beberapa peternak kecil yang sudah mengetahui propolis bisa menghadirkan keuntungan yang untungkan.

Spesial untuk produksi propolis di kenal terdapat banyak type lebah yang bisa dibudidayakan, tetapi satu diantara lebah yang dikira paling pas juga sebagai penghasil propolis yaitu lebah dari type trigona spp. Lebah trigona ini di kenal asli endemik Asia yang umum tinggal dihutan serta membuahkan madu yang berasa asam.

Mengapa lebah trigona pas juga sebagai lebah penghasil propolis lantaran lebah ini tak perlu dipelihara lantaran punya kebiasaan hidup dialam bebas, tak perlu digembala lantaran lebah trigona tak memerlukan nektar & polen tanaman ia cuma memerlukan getah tanaman yang selama saat ada, tak perlu takut disengat lantaran lebah ini tak memiliki sengat, keringanan meningkatkan koloni lantaran sangatlah gampang pemeliharaannya, lebih tinggi produksi propolisnya lantaran ia sedikit membuahkan madu melainkanpropolis, lebih tahan penyakit serta hama lantaran sedikit membuahkan madu jadi tak diincar predator untuk di ambil madunya, produksi selama saat lantaran untuk membuahkan propolis memerlukan getah tanaman di mana getah itu bisa diketemukan dalam batang pohon selama th..

Keuntungan usaha produksi propolis dari beternak lebah trigona.
· Modal kecil
Beternak trigona tak memerlukan modal besar cuma modal penyediaan belahan bambu juga sebagai sarang lebah serta keuntungan yang lain lebah ini tak rewel termasuk juga tak perlu menggembala lebah ketika paceklik nektar serta polen tanaman

· Resiko
Kecil kemungkinan kecil terutama ancaman predator lebah trigona termasuk juga perginya lebah dari sarang yang kita siapkan.

· Keuntungan tinggi
Apabila hasil produksi lebah berbentuk madu dihargai Rp 20. 000 – Rp 30. 000, tetapi propolis dihargai berlipat ganda pada Rp 100. 000 – Rp 350. 000 perkilonya.



Diolah dari beberapa sumber salahsatunya JEMATANI

p1

Asiknya Beternak Lebah Madu Trigona

ternak-lebah-madu-trigona
Asiknya beternak lebah madu trigona, dengan hanya mengumpulkan koloni di potongan bambu, batok kelapa  atau sepotong balok kayu sebagai sarangnya, koloni lebah trigona akan tetap bertahan dan selalu bisa dipanen setiap saat.

Berbeda dengan beternak madu melifera atau cerana, madu trigona tidak melulu membutuhkan ratu sehingga koloninya dengan mudah bisa  dipecah-pecah dan dibuat banyak. Karena sebab ketiadaan ratu dalam trigona bisa diganti pejantan yang mampu memainkan peran sebagai Ratu pula dan serta menghasilkan telur infertile, dan telur infertile tersebut dapat menjadi Ratu baru bagi koloni mereka.

Mirip bertani, beternak trigona sama asyiknya dengan bertanam pohon-pohonan yang bisa dicangkok dan di budidayakan terus menerus.

ternak-lebah-madu-trigona
Dari segi makanan lebah, lebah trigona terbilang spesies lebah yang gak susah dicarikan makanan. Berbeda degan Apis Melifera, Apis Dorsata dan Apis Cerana, lebah trigona memakan semua jenis bunga dan tanaman. Bahkan menurut salah satu peneliti Trigona Lombok, Mas Edy Echot, mereka sampai makan bunga-bunga yang tumbuh di rerumputan.

Jadinya memelihara trigona ini sangat mudah, tidak perlu harus mencari lahan supaya banyak pakan tersedia, asal ada tumbuhan, apalagi bunga-bunga taman di rumah cukuplah sebagai makanannya.

Jika anda ingin mencoba Asyiknya Beternak Lebah Madu Trigona, anda bisa beli stub lebah trigona yang sudah jadi, harganya berkisar antara 150 hingga 300 ribu tergantung lama koloni. Untuk berkonsultasi dengan kami silakan kontak via email : trigonalombok@gmail.com

p1

Madu Trigona Lombok

madu-trigona-lombok
Madu trigona adalah jenis lebah baru yang dikembangkan oleh para peneliti dan peternak madu di Indonesia. Lebah ini berukuran kecil jauh berbeda dengan lebah madu biasanya, namun begitu lebah trigona ini dikenal menghasilkan propolis jauh lebih banyak dibandingkan dengan lebah madu jenis lainnya seperti apis dorsata (madu liar / madu hutan) atau madu cerana dan juga melifera.

Madu jenis trigona ini mudah di pelihara, tidak memiliki sengat dan ketika memelihaanya tidak membutuhkan biaya mahal. karena itu saat ini banyak peneliti dan peternak madu memilih madu lebah trigona ini.


p1